Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Pembentukan Kepribadian Anak

Posted: Desember 19, 2010 in Pendidikan

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Keluarga merupakan pendidik yang pertama dan utama dalam kehidupan anak, karena dari merekalah anak mendapatkan pendidikan untuk pertama kalinya serta menjadi dasar perkembangan dan kehidupan anak di kemudian hari. Keluarga memberikan dasar pembentukan tingkah laku, watak, moral dan pendidikan anak. Anak lahir dalam pemeliharaan orang tua dan dibesarkan dalam keluarga. Orang tua bertugas sebagai pengasuh, pembimbing, pemelihara dan sebagai pendidik terhadap anak-anaknya. Setiap orang tua pasti menginginkan anak-anaknya menjadi manusia yang pandai, cerdas dan berakhlak. Akan tetapi banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa cara mereka mendidik membuat anak merasa tidak diperhatikan, dibatasi kebebasannya, bahkan ada yang merasa tidak disayang oleh orang tuanya. Perasaan-perasaan itulah yang banyak mempengaruhi sikap, perasaan, cara berpikir bahkan kecerdasan mereka.

1.2. Rumusan Masalah

Dari latar belakang di atas maka permasalahan yang dapat ditarik yaitu :

  • Apa saja macam – macam dari pola asuh orang tua?
  • Bagaimana pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian (karakter) anak?

1.3. Tujuan

Adapun tujuan penulisan karya tulis ini adalah untuk memberikan gambaran tentang pengaruh pola asuh orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak yang berdampak besar untuk kelangsungan hidupnya nanti.

1.4. Metode Penulisan

Metode yang dilakukan dalam penulisan karya tulis ini adalah melalui metode studi pustaka yaitu mempelajari data-data yang telah ada di buku maupun mengumpulkan data melalui situs-situs di internet.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Pola Asuh Orang Tua

Pola asuh orang tua adalah pola perilaku yang diterapkan pada anak dan bersifat relatif konsisten dari waktu kewaktu. Pola perilaku ini dapat dirasakan oleh anak, dari segi negatif dan positif. Orang tua memiliki cara dan pola tersendiri dalam mengasuh dan membimbing anak. Cara dan pola tersebut tentu akan berbeda antara satu keluarga dengan keluarga yang lainnya. Pola asuh orangtua merupakan gambaran tentang sikap dan perilaku orangtua dan anak dalam berinteraksi, berkomunikasi selama mengadakan kegiatan pengasuhan.Dalam kegiatan memberikan pengasuhan ini, orangtua akan memberikan perhatian, peraturan, disiplin, hadiah dan hukuman, serta tanggapan terhadap keinginan anaknya. Sikap, perilaku, dan kebiasaan orangtua selalu dilihat, dinilai, dan ditiru oleh anaknya yang kemudian semua itu secara sadar atau tidak sadar akan diresapi kemudian menjadi kebiasaan pula bagi anak-anaknya.

2.2 Macam – macam Pola Asuh Orang Tua

Menurut Baumrind (1967),secara garis besar  terdapat 4 macam pola asuh orang tua terhadap anaknya yaitu antara lain :

1. Pola asuh Demokratis

Pola asuh demokratis adalah pola asuh yang memprioritaskan kepentingan anak, akan tetapi tidak ragu-ragu mengendalikan mereka. Orang tua tipe ini juga bersikap realistis terhadap kemampuan anak, tidak berharap yang berlebihan yang melampaui kemampuan anak dan memberikan kebebasan kepada anak untuk memilih dan melakukan suatu tindakan. Pengaruh pola asuh demokratis yaitu akan menghasilkan karakteristik anak-anak yang mandiri, dapat mengontrol diri, mempunyai hubungan baik dengan teman-temannya.

2. Pola asuh Otoriter

Pola asuh otoriter adalah pola asuh yang cenderung menetapkan standar yang mutlak harus dituruti. Orang tua tipe ini cenderung memaksa, memerintah, menghukum. Orang tua mungkin berpendapat bahwa anak memang harus mengikuti aturan yang ditetapkannya. Karena , apa pun peraturan yang ditetapkan orang tua semata-mata demi kebaikan anak. Orang tua tak mau repot-repot berpikir bahwa peraturan yang kaku seperti itu justru akan menimbulkan serangkaian efek. Pola asuh otoriter biasanya berdampak buruk pada anak, biasanya pola asuh seperti ini menghasilkan karakteristik anak yang penakut, pendiam, tertutup, gemar menentang, suka melanggar norma-norma, berkepribadian lemah.

3. Pola asuh Permisif

Pola asuh ini memberikan pengawasan yang sangat longgar. Memberikan kesempatan pada anaknya untuk melakukan sesuatu tanpa pengawasan yang cukup darinya. Mereka cenderung tidak menegur atau memperingatkan anak apabila anak sedang dalam bahaya, dan sangat sedikit bimbingan yang diberikan oleh mereka. Namun orang tua tipe ini biasanya bersifat hangat, sehingga seringkali disukai oleh anak. Pola asuh permisif akan menghasilkan karakteristik anak-anak yang tidak patuh, manja, kurang mandiri, mau menang sendiri (egois), dan kurang percaya diri.

4. Pola asuh Penelantar

Orang tua tipe ini pada umumnya memberikan waktu dan biaya yang sangat minim pada anak-anaknya. Waktu mereka banyak digunakan untuk keperluan pribadi mereka, seperti bekerja, dan juga kadangkala biaya pun dihemat-hemat untuk anak mereka. Pola asuh penelantar akan menghasilkan karakteristik anak-anak yang agresif, kurang bertanggung jawab, tidak mau mengalah, sering bolos, dan bermasalah dengan teman.

2.3 Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Pembentukan Kepribadian Anak

Keluarga adalah kelompok sosial pertama dan utama bagi kehidupan anak, anak lebih banyak menghabiskan waktunya dengan kelompok keluarga daripada dengan kelompok sosial lainnya. Anggota keluarga merupakan orang yang paling berarti dalam kehidupan anak selama proses pembentukan kepribadian anak, dan pengaruh keluarga

jauh lebih luas dibandingkan pengaruh lainnya, bahkan sekolahpun. Berapa besar pengaruh keluarga pada perkembangan kepribadian anak yang berdampak sebagai berikut :

1. Bila dia hidup dalam permusuhan, dia belajar berkelahi

2. Bila dia hidup dalam ketakutan, dia belajar menjadi penakut

3. Bila dia hidup dikasihani, dia belajar mengasihi dirinya

4. Bila dia hidup dalam toleransi, dia belajar bersabar

5. Bila dia hidup diejek, dia belajar menjadi malu

Pengaruh  pola asuh dan latarbelakang orang tua terhadap pembentukan kepribadian anak:

1. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua yang Bekerja dan yang Tidak Bekerja

terhadap Pembentukan Kepribadian Anak

Kenyataan yang terjadi pada masa sekarang adalah berkurangnya perhatian orang tua terhadap anaknya karena keduanya sama-sama bekerja. Hal tersebut mengakibatkan terbatasnya interaksi orang tua dengan anaknya. Sehingga anak kurang mendapatkan perhatian, kasih saying yang menyebabkan anak bersifat manja. Kurangnya perhatiaan dari orang tua akan mengakibatkan anak mencari perhatian dari luar, baik dilingkungan sekolah dengan teman sebaya ataupun dengan orang tua pada saat mereka dirumah.

Sedangkan orang tua yang tidak bekerja di luar rumah akan lebih fokus pada pengasuhan anak dan pekerjaan rumah lainnya. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan anak menjadi kurang mandiri, karena terbiasa dengan orang tua. Segala yang dilakukan anak selalu dengan pangawasan orang tua. Oleh karena itu, orang tua yang tidak bekerja sebaiknya juga tidak terlalu over protektif. Sehingga anak mampu untuk bersikap mandiri.

2. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua yang Berpendidikan Tinggi dan Berpendidikan Rendah terhadap Pembentukan Kepribadian Anak

Latar belakang pendidikan orang tua mempunyai pengaruh yang besar terhadap pembentukan kepribadian anak. Orang tua yang mempunyai latar belakang pendidikan yang tingi akan lebih memperhatikan segala perubahan dan setiap perkembangan yang terjadi pada anaknya. Mereka umumnya mengetahui bagaimana tingkat perkembangan anak dan bagaimana pengasuhan orang tua yang baik sesuai dengan perkembangan anak khususnya untuk pembentukan kepribadian yang baik bagi anak, seperti mengajarkan sopan santun, baik dalam berbicara ataupun dalam hal lain.

Berbeda dengan orang tua yang mempunyai latar belakang pendidikan yang rendah. Dalam pengasuhan anak umumnya orang tua kurang memperhatikan tingkat perkembangan anak. Hal ini dikarenakan orang tua yang masih awam dan tidak mengetahui tingkat perkembangan anak. Bagaimana anaknya berkembang dan dalam tahap apa anak pada saat itu. Orang tua biasanya mengasuh anak dengan gaya dan cara mereka sendiri. Apa yang menurut mereka baik untuk anaknya. Anak dengan pola

asuh orang tua yang seperti ini akan membentuk suatu kepribadian yang kurang baik.

3. Pengaruh Pola Asuh Orang Tua dengan Tingkat Ekonomi Menengah

Keatas dan Menengah Kebawah

Orang tua yang tingkat perekonominnya menengah keatas dalam pengasuhannya biasanya orang tua memanjakan anaknya. Apapun yang diinginkan oleh anak akan dipenuhi orang tua. Segala kebutuhan anak dapat terpenuhi dengan kekayaan yang dimiliki orang tua. Pengasuhan anak sebagian besar hanya sebatas dengan materi. Perhatian dan kasih sayang orang tua diwujudkan dalam materi atau pemenuhan kebutuhan anak. Anak yang terbiasa dengan pola asuh yang demikian, maka akan membentuk suatu kepribadian yang manja, serta menilai sesuatu dengan materi dan tidak menutup kemungkinan anak akan sombong dengan kekayaan yang dimiliki orang tua serta kurang menghormati orang yang lebih rendah darinya.

Sedangkan pada orang tua yang tingkat perekonomiannya menengah kebawah dalam cara pengasuhannya memang kurang dapat memenuhi kebutuhan anak yang bersifat materi. Orang tua hanya dapat memenuhi kebutuhan anak yang benar-benar penting bagi anak. Perhatian dan kasih sayang orang tualah yang dapat diberikan. Anak yang hidup dalam perekonomian menengah kebawah terbiasa hidup dengan segala kekurangan yang dialami keluarga. Sehingga akan terbentuk kepribadian anak yang mandiri, mampu menyelesaikan permasalahan dan tidak mudah stres dalam menghadapi suatu permasalahan.dan anak dapat menghargai usaha orang lain.

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

1.Kepribadian seorang anak tergantung pada pola asuh orang tua.

2. Pola asuh orang tua disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :

a. Pola asuh orang tua yang bekerja dan yang tidak bekerja

b. Pola asuh orang tua yang berpendidikan tinggi dan rendah

c. Pola asuh orang tua yang ekonomi menengah keatas dan kebawah

3.2 Saran-saran

Dari makalah ini, penulis ingin menyampaikan bahwa peran orang tua sangat berpengaruh terhadap pembentukan kepribadian anak. Dimana keluarga merupakan pendidik pertama dan utama. Maka dari itu orang tua harus berperan aktif dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak.

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan karya tulis ini dengan judul “Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Pembentukan Kepribadian Anak”.

Dalam pelaksanaan ini penulis banyak mendapatkan bantuan dari berbagai pihak yang tidak mungkin disebut satu per satu. Untuk itu penulis telah mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan penulisan ini.

Penulis menyadari sepenuhnya masih banyak kekurangan-kekurangan yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu saran dan kritik yang bersifat membangun sangat penulis harapkan dari semua pihak demi kesempurnaan karya tulis, sehingga karya tulis ini dapat bermanfaat seperti apa yang diharapkan. Pada akhir kata, besar harapan penulis semoga karya tulis ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Denpasar, 7 Desember 2009

ttd

Penulis

PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK

KELOMPOK 3

Ni Kadek Ayu Sastrawati (1182)

JURUSAN PENDIDIKAN MIPA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR

-2008-

Daftar Isi

Kata Pengantar           ……………………………………………………………………………………… i

Daftar Isi                     ……………………………………………………………………………………… ii

Bab I

Pendahuluan               ……………………………………………………………………………………… 1

1.1 Latar Belakang      ……………………………………………………………………………………… 1

1.2 Rumusan Masalah ……………………………………………………………………………………… 1

1.3 Tujuan                   ……………………………………………………………………………………… 1

1.4 Metode Penulisan ……………………………………………………………………………………… 1

Bab II

Pembahasan                ……………………………………………………………………………………… 2

2.1 Pengertian Pola Asuh Orang Tua  ………………………………………………………………….2

2.2 Macam-macam Pola Asuh Orang Tua      ………………………………………………………. 2

2.3 Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Pembentukan Kepribadian Anak ……    3

Bab III

Penutup                       ………………………………………………………………… 6

3.1 Kesimpulan           ……………………………………………………………….. 6

3.2 Saran –Saran         ………………………………………………………………… 6

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s